Arsip Tag: RLS

Modal Manusia dan Pembangunan Sektor Pendidikan di Kabupaten Gunung Kidul Tahun 2024

Manusia adalah subyek pembangunan. Modal manusia adalah akumulasi keterampilan, kesehatan, dan pengetahuan yang dikumpulkan manusia sepanjang hidupnya. Pada saat Rerata Lama Sekolah (RLS) di suatu Daerah masih rendah, maka kinerja pembangunan masih sangat ditentukan oleh faktor eksternal; pertumbuhan endogen masih relatif terbatas.

Ketimpangan pembangunan sektor pendidikan di kab/Kota di lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta masih cukup tinggi, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Pada gambar di bawah terlihat bahwa Rerata Lama Sekolah di Gunung Kidul sangat rendah, yaitu 7,31 tahun (hanya kelas 1 SMP) yang jauh berada di bawah Kota Yogyakarta yang bernilai 11,89 tahun (hampir tuntas wajar 12 tahun).

Pada tanggal 3 Maret 2023, ibu Galih Nugraheni, mewakili Prodi Pembangunan Sosial, Universitas Gunung Kidul ikut serta dalam diskusi action planning untuk peningkatan kinerja pembangunan sektor pendidikan Kabupaten Gunungkidul. Diskusi tersebut diselenggarakan dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Gunungkidul tahun 2024.

Dalam diskusi action planning tersebut, aspek penting yang mengemuka adalah tentang Penuntasan Buta Aksara di Kabupaten Gunung Kidul. Kunci pertamanya adalah pendataan untuk mengungkap: siapa yang masih buta aksara, di RT berapa tiap desa, usia berapa mereka saat ini, dan di wilayah kerja KBM (Kelompok Belajar Masyarakat) mana mereka berdomisili.

Dalam kesempatan tersebut, ibu Galih juga mendorong agar penuntasan Buta Aksara tersebut dilakukan secara kolaboratif termasuk menggandeng mahasiswa Prodi Pembangunan Sosial sebagai Kader Penuntasan Buta Aksara. Pelibatan tersebut merupakan kesempatan besar bagi Universitas Gunung Kidul untuk meningkatkan manfaat keberadaannya bagi percepatan pembangunan di Daerah.